Gurunya Manusia
Sekolah itu bukan warung
Sekolah itu institusi sumber daya manusia tingak tinggi
Butuh orang-orang yang berkomitmen tingkat tinggi untuk membangunnya
Ketika hakikat dikembalikan kepada hakikat manusia,
Tidak semua orang bisa menerimanya
Banyak yang menganggap mustahil
Namun, kami punya keyakinan,
Bahwa belajar harus manusiawi
Belajar itu harus menyelam dalam kondisi siswanya
Seperti sepak terjang para nabi mengajar umatnya
Penuh tantangan untuk berhasil
Ketika seorang guru meragukan,
Tidak ada anak yang bodoh di sekolahnya manusia
Bersamaan dengan itu..
Ribuan Guru mampu memberikan kepercayaan diri
Aku bisa .. aku ada, aku punya manfaat
Kepada banyak anak yang punya hambatan
Ketika seorang guru mengeluh
Sekolah manusia gagal menghadirkan nilai kognitif tinggi
bersamaan dengan itu
Nilai kognitif siswanya mengagumkan
Ketika seseorang guru menanggalkan fitrah kemanusiaannya
Menhankan kognitif dengan halalkan ketidak jujuran
bersamaan dengan itu
ribuan guru bahagia, nilai kognitif siswanya berhasil
dengan kejujuran tingkat tinggi
Ketika seorang guru menggerutu
Sekolahnya manusia menghasilkan siswa yang nakal tidak bisa di atur
bersamaan dengan itu
Ribuan guru menjadi sahabat siswanya seumur hidup
menjadi pantikan inspirasi meraih cita-cita..
Munif Chatib, Januari 2011
