Sebuah Tanya dan Harapan

Idiologi itu melemah
Logika hidup makin tak bisa kupahami
Kepala ini buntu dan fikiran ini tak bisa di ajak mencerna
Betapa lelah nya jiwa ini…

Aku menjauh dariMu pelan tapi pasti
Apakah ini pertanda aku marah pada-Mu
Atas semua ketentuan yg Kau berikan padaku…

Aku lelah, sangat lelah……
Kaki ini memang masih berpijak dan berjalan sesuai rutinitas biasa
Tapi nyaris tanpa rasa dan tenaga…….
Hanya mengalir sekedar menjalani keharusan hidup saja…

Aku buyar, kadang terasa hanya sekedar menjalani karna sudah terlanjur hidup…….
Aku tak tahu semangat itu dimana
Aku tak bisa meraba visi apa yg hari ini ku jalani

Setelah masa panjang ketenangan, kehangatan dan kebahagiaan yg kujalani
Kini Kau campakkan aku pada kenyataan yg harus kuhadapi hari ini….
Apa maksud semua ini….
Sudah terlalu bahagiakah aku hingga harus diimbangi semua kekacauan ini…….

Aku tak lagi bisa menjawabnya dgn logika ku…..
Semua nyaris tak bisa kufikirkan harus apa aku…..

Aku tak ingin menggugat takdir-Mu
Karna ku tahu dan takut akan dosa…
Tapi jawablah tanyaku…..
Kenapa aku harus menjalani semua ini…..
Dan kapankah semua ini akan berubah ke arah yg lebih baik….

Aku tersiksa setiap waktu yg kujalani seperti menunggu bom waktu yg akan meledak…
Setiap hal yg kulakukan seperti memegang gelas retak……
Yg bisa saja pecah jika tak hati2 memperlakukannya….
Ingin tidak peduli tapi mustahil karna ini hidupku….

Pernah juga ku bertanya jika aku harus mencoba mengerti lalu siapa yg mengerti akan adanya diriku…….
Sepi….. tiada teman yg mungkin ku ajak berbagi……
Mungkin Kau sedang menguji sekuat apakah hatiku dan jiwaku…….
Tapi aku tak ingin di uji…
Karna aku tak sanggup, sebab aku sudah terlalu lelah………

~ oleh Gina Erwita pada Maret 7, 2010.

4 Tanggapan to “Sebuah Tanya dan Harapan”

  1. tidak usah menggugat hidup, karena ini adalah takdir yang memelukmu. terima dengan ikhlas, lakukan semata2 karena mengharap ridho dan cinta-Nya. Insya Allah akan kau temukan kehidupan yang berarti lagi, penuh semangat lagi. Terkadang terasa berat memang, tapi ini lah hidup, tak perlu dipertanyakan apa lagi digugat (setelah usaha dan do’a) berpasrahlah….

    kato2nyo dalam sadonyo sanak, suko lo wak baco2 jadinyo hehe salam kenal yo…

  2. yup, makasih udah berkunjung salam kenal kembali…

  3. sama.. ditunggu kunjungannya :)

  4. wah..inisih kata-kata puitis yang ber aura negatif..tidak ingin menggugat tapi gugatan berjalan juga..
    semoga hari ini semuanya sudah terlihat lebih terang :-)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.